FUNGSI KUADRAT
Sifat Kurva Parabola
1. Berdasarkan koefisien “ɑ”
Nilai a memiliki fungsi sebagai penentu arah membukanya suatu grafik.
- Apabila a > 0, parabola terbuka ke atas sementara titik baliknya minimum sehingga memiliki nilai minimum.
- Apabila a < 0, parabola terbuka ke bawah sementara titik baliknya maksimum sehingga memiliki nilai maksimum.
2. Berdasarkan koefisien “b”
Nilai b memiliki fungsi sebagai penentu untuk menentukan posisi sumbu simetri yang ada pada grafik.
- Untuk a dan b bertanda sama (a > 0, b > 0) atau (a < 0, b <0) maka, sumbu simetri posisinya ada di kiri sumbu y.
- Untuk a dan b berlainan tanda (a < 0, b > 0) atau (a > 0, b < 0) maka, sumbu simetri posisinya ada di kanan sumbu y.
3. Berdasarkan koefisien “c”
Nilai c memiliki fungsi sebagai penentu titik potong dengan sumbu y.
- Apabila c > 0, grafik parabola memotong di sumbu y positif.
- Apabila c < 0, grafik parabola memotong di sumbu y negatif.
4. Berdasarkan D = b2 – 4ac (diskriminan)
- D > 0 berarti garis akan memotong parabola ada di dua titik.
- D = 0 berarti garis memotong parabola di satu titik (menyinggung)
- D < 0 berarti garis tidak memotong dan tidak akan menyinggung parabola.
Contoh soal
fungsi kuadrat dari f(x)=x2-6x+8
jawab;
a= 1 b=-6 c=8
Ø Tipot sumbu x
x2-6x+8=0
(x-2)(x-4)=0
x=2 atau x=4
(x-2)(x-4)=0
x=2 atau x=4
Sehingga, titik potong dengan sumbu X yaitu (2,0) dan (4,0)
Ø Tipot sumbu Y
Jika x=0
y=x2-6x+8
y=02-6(0)+8=8
y=02-6(0)+8=8
Sehinga, titik potong dengan sumbu Y yaitu (0,8)
Ø Mencari Deskriminan
D=b2-4ac
=(-6)2-4(1)(8)
=36-32
=4
Ø Titik puncak
Sumbu simetrinya yaitu x=3 dan nilai ekstrimnya yakni -1.
sumber:



Tidak ada komentar:
Posting Komentar